Pembalap Binaan Astra Honda Raih Prestasi Di Mandalika

ONIX NEWS – Pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) mengharumkan nama bangsa di ajang Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2022 seri kedua di Mandalika International Street Circuit. Dengan berkibarnya bendera Merah Putih di sirkuit Mandalika saat saat Reykat Yusuf Fadillah naik podium ketiga pada race pertama.

Reykat Yusuf Fadillah, pembalap asal Depok yang berusia 14 tahun memiliki potensi yang besar, mulai start di posisi keempat lalu berhasil menyalip pembalap asal Australia dan Jepang. Di race kedua Reykat tetap berada dibarisan depan hingga finish diposisi ketujuh.

”Race kedua di luar perkirakan saya. Sejak awal, barisan depan langsung agresif memacu motor mereka dan sedikit berjarak. Sementara saya terjebak di rombongan ke 3. Mohon maaf tidak bisa meraih podium seperti di race 1 kemarin. Putaran berikutnya, saya akan berusaha lebih keras lagi untuk meraih prestasi terbaik demi Indonesia,” kata Reykat.

Pembalap asal Bataeng, Sulawesi Selatan Aan Riswanto mengunci posisi start kelima pada sesi kualifikasi. Pada balapan pertama, dirinya berhasil finish ke-8, lalu pada race kedua, pemilik nomor start 3 itu mengakhiri balapan dengan berada di posisi ke-13.

”Sebetulnya start yang saya lakukan sudah baik, tetapi kesalahan yang saya lakukan membuat saya kehilangan posisi dan gagal bersaing di rombongan depan. Pengalaman di putaran ini akan menjadi pelajaran bagi saya untuk seri selanjutnya,” ujar Aan.

Konsisten Merah Putih di Podium

Pencapaian para pembalap binaan AHM di IATC seri Mandalika melanjutkan trend positif pengibaran Merah Putih seperti seri pertama di Qatar, Veda Ega Pratama juga mempersembahkan podium ketiga pada race kedua. Namun Veda tidak tampil pada seri Mandalika ini setelah terjatuh pada sesi kualifikasi dan dinyatakan tidak fit untuk balapan.

Sementara itu, Muhammad Diandra Trihardika pada putaran kedua IATC di Mandalika cukup impresif walaupun pada race pertama, dia terjatuh di lap akhir ketika berebut posisi. Dan pada balapan kedua pebalap 13 tahun asal Sleman itu finish di posisi ke-9. Sedangkan pebalap wildcard Zachry Akbar juga sudah berjuang memberikan yang terbaik. Dia mampu finish di posisi ke-12 pada race pertama, dan mengakhiri balapan di posisi ke-18 pada race kedua.

Andy Wijaya selaku General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM mengatakan perjuangan para pebalap binaan perlu mendapat apresiasi setinggi-tingginya. Mereka memberikan yang terbaik demi membanggakan nama bangsa, dengan tetap konsisten mempersembahkan podium pada dua seri awal IATC melalui pebalap yang berbeda.

Dengan begitu para pembalap IATC 2021 akan memiliki kesenpatan berlatih lebih keras mengasah kompetensi balapnya sebelum putaran IATC berikutnya. Seri ketiga  akan digelar pada akhir September mendatang di Sirkuit Motegi, Jepang.