Gelar Sosialisasi Terkait Penataan dan Pemberdayaan, Kolaborasi Kecamatan Balikpapan Kota Maksimalkan Potensi PKL

Onix news, Balikpapan – Kecamatan Balikpapan Kota menggelar sosialisasi bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) dari kawasan Taman Bekapai, Pantai Pasir Mas, Lapangan Merdeka, Klandasan, Melawai dan sekitar Balikpapan Kota, di aula kantor Kecamatan Balikpapan Kota, Selasa (31/05/2023).

Kegiatan dibuka Camat Balikpapan Kota Rosin Suparlan dan juga dihadiri Wakil Ketua Ekonomi Kreatif Kota Balikpapan, Krishna Galih, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Balikpapan Kota Sentot, Bapemperda DPRD Kota Balikpapan dan DPMPT.

Rosin mengatakan, sosialisasi izin usaha mikro kecil (IUMK) yang diselenggarakan ini untuk memberi wadah dan badan hukum bagi mereka dalam berjualan. Selain agar para pedagang dapat memahami legalitas, para PKL juga diberi pemahaman terkait penataan agar tempat berjualan menjadi lebih nyaman.

“Dalam mengoptimalkan perwujudan Taman Bekapai yang lebih estetik salah satunya diperlukan sinergi dengan para pedagang yang ada. Sosialisasi ini agar mereka paham dalam berjualan juga perlu legalitas dan intinya PKL bisa menjadi naik kelas,” ungkap Rosin.

Selanjutnya ringkasan Peraturan Daerah Kota Balikpapan Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima disampaikan oleh Ketua Bapemperda DPRD Kota Balikpapan, Andi Arif Agung.

Andi mengatakan dengan adanya Perda ini justru menjawab persoalan keresahan pedagang terutama PKL. Melihat dari sisi lainnya keberadaan PKL yang menggunakan fasilitas umum untuk kegiatan berdagang juga merupakan persoalan yang berulang. Sehingga dengan penataan PKL masalah yang ada justru bisa menjadi potensi yang dapat dikelola dan memberikan dampak positif bagi PKL bahkan PAD.

“Kalau kita kelola, kita buat regulasi, yang awalnya persoalan yang akan jadi kerawanan sosial akan jadi potensi yang positif. Berdasarkan UU Ciptakerja pengurusan izin usaha lebih mudah, kita lihat ini dengan melegalkan usaha masyarakat akan bisa menjadi sektor formal,” ucapnya.