Balikpapan Siap Gelar ALKI II Zone Investment Forum 2023, Pemkot Pastikan Persiapan Rampung

Onix news, Balikpapan – Sekda Balikpapan Muhaimin memastikan Kota Balikpapan telah siap melaksanakan Forum Investasi Zona Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II Zone Investment Forum 2023 yang akan dilaksanakan 24-29 Oktober 2023 di Balikpapan Super Block (BSB). Selain ALKI II Zone Investment Forum, rangkaian kegiatan lainnya adalah Nusacraft Expo.

“Secara umum telah disampaikan bahwa rapat hari ini adalah rapat koordinasi terakhir untuk pelaksanaan Forum Investasi Zona ALKI II atau ALKI II Zone Investment Forum 2023 dengan melibatkan seluruh panitia, masing-masing EO, LO dan sekretariat DPMPTSP, sesuai on schedule dan semua berjalan dengan lancar,” ujar Muhaimin usai memimpin rapat persiapan panitia dan EO di ruang rapat 1 Kantor Pemkot Balikpapan, Jumat (20/10/2023).

Forum investasi menghadirkan berbagai narasumber mulai dari staf ahli Kemenko Perekonomian, Konsulat Jenderal Australia, dan Otorita IKN. Serta satu lagi masih menunggu kepastian yakni Kedubes Korea Selatan.

“Saat ini yang masih diupayakan adalah dari Korea Selatan. Kalau Korsel itu tidak hadir tadi baru saja konfirmasi INSA siap,” ucapnya.

Kepala Bappeda Litbang Murni menambahkan secara teknis pada Forum investasi setiap narasumber memberikan pemaparan masing-masing, misalnya untuk Otorita IKN berbicara soal potensi investasi di IKN. Sedangkan dua kedubes Australia dan Korea Selatan menyampaikan bagaimana potensi ALKI II dari perspektif mereka.

“Australia dipilih karena pemerintah pusat melirik Negeri Kanguru tersebut dalam pengembangan IKN. Selain itu, Australia merupakan ujung dari ALKI II. Negara sekitar ALKI II di antaranya ada Australia, Vietnam, Korea, dan Jepang,” tutur Murni.

Murni melanjutkan Korsel dipilih karena selama ini membantu Balikpapan dalam kajian dan pengembangan smart city maupun perkotaan.

“Kenapa kita melibatkan Korea Selatan karena selama ini mereka membantu kita dalam proses pembangunan IKN. Baik dari kajian smart city maupun pengembangan perkotaannya. Kemudian untuk Australia, itu karena dia adalah wilayah ujung dari ALKI II, yang merupakan wilayah paling selatan. Australia termasuk yang dilirik oleh pemerintah pusat untuk pengembangan di wilayah IKN,” jelasnya.

DPMPTSP mengundang 150 perusahaan atau investor dari dalam dan luar negeri, dan ada beberapa investor luar yang telah konfirmasi ikut berpartisipasi seperti Jepang, Korsel, Malaysia, Singapura, dan Brunei. Peserta atau investor akan mengikuti business matching terlebih dahulu. Investasi ini terbuka dari berbagai sektor usaha. Tidak sebatas investasi pemanfaatan ruang laut.

ALKI II Zone Investment Forum melibatkan peserta dari 11 provinsi yang terkait jalur ALKI II. Mereka menawarkan investasi di daerah masing-masing. Setiap DPMPTSP tingkat provinsi hadir bersama gubernur. Ada beberapa gubernur yang sudah menyatakan siap datang.

Dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO) merupakan dokumen yang disusun pemerintah daerah untuk memberi kepastian investasi. Apabila investasi sudah memiliki IPRO artinya sudah clean and clear, seperti dari sisi legalitas tanah hingga sumber daya manusia sudah tersedia. IPRO dikurasi oleh Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Ketika investor datang sudah tidak ada masalah, investasi siap masuk. Total ada 15 IPRO dari 14 kabupaten/kota. Di mana Balikpapan memiliki dua dokumen IPRO. Salah satu yang ditawarkan Kawasan Industri Kariangau (KIK).