Balikpapan Dapatkan Apresiasi Dari Kemenparekraf Terkait Uji Petik 2022

ONIX NEWS – Terkait program uji petik tahun 2022 yang memilih kota Samarinda dan merupakan program peningkatan kapasitas penghela daerah sekitar, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memberi apresiasi Kota Balikpapan.

Hariyanto S Sos MM selaku Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf mengatakan saat Evaluasi Penetapan Kembali KaTa Kreatif Indonesia 2019 yang dilakukan virtual via Video Conference Zoom bahwasanya komitmen yang harus ditunjukkan untuk Kabupaten-Kota (KaTa) Kreatif 2019. Samarinda-Balikpapan kota berdampingan dan Balikpapan sudah ditetapkan sebagai kota kreatif.

Acara tersebut di ikuti oleh beberapa 10 daerah yakni Majalengka, Malang, Kutai Kartanegara (Kukar), Palembang, Rembang, Surakarta, Semarang, Gianyar, Denpasar dan Balikpapan.

Dari Balikpapan hadir H Sugito SH selaku Koordinator Bidang Informasi dan Promosi Forum Kreatif Balikpapan mewakili Walikota H Rahmad Mas’ud SE ME di Gedung Balikpapan Creative Centre (BCC) Klandasan.

Acara itu juga dihadiri Kepala Bappeda-Litbang Agus Budi Prasetyo dan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Dortje Marpaung yang mengikuti secara online dari luar daerah, Ketua Harian Forum Ekraf Balikpapan Muhammad Ichwan (Andre), Wakil Ketua I Krishna Galih Mahendra, Koordinator hak atas kekayaan intelektual (HAKI) Syarifuddin Spd MAP, Kabid Pariwisata H Abdul Madjid, tim akademisi Faisal (Institut Teknologi Kalimantan) dan jajaran unsur pentahelix ABCGM forum kreatif.

Haryanto mengungkapkan bahwasanya daerah-daerah harus bangkit kembali dalam kegiatan ekraf. Dan, Kemenparekraf akan selalu memberikan dukungan (support) dalam kegiatan yang dilakukan daerah. Sebab, pelan tapi pasti pandemi covid-19 sudah mulai berlalu dan aktivitas mulai normal.

“Jadi Balikpapan sudah menghela sub sektor bahkan daerah lain. Tepat di Samarinda, karena pada 30 November 2021 akan digelar acara nasional penetapan KaTa kreatif di Samarinda yang dihadiri Pak Menteri Sandiaga Uno,” kata Haryanto.

Samarinda dijadikan daerah uji petik ini, Kepala Bappeda Litbang Agus Budi Prasetyo dan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Balikpapan Dortje Marpaung menilai, dipilihnya Samarinda karena sejalan dengan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kaltim. Sehingga, IKN Balikpapan dan Samarinda merupakan Super Hub kolaborasi segitiga perkotaan inti yang saat ini ditunjang dengan konektivitas jalan tol Balikpapan-Samarinda.

“Kota-kota itu kan mempunyai peran masing-masing yang sangat kuat dalam sebuah super hub, IKN sebagai pusat pemerintahan. Balikpapan sebagai etalase dan pintu gerbang dan Samarinda dengan potensi ekraf dan pariwisata berupa tenun sarung Samarinda, kuliner dan lainnya,” kata Agus Budi Prasetyo dibenarkan Dortje Marpaung.

“Sub sektor yang diajukan nanti hasi analisanya juga didukung pengisian borang,” kata Dortje.

menurut Muhammad Ichwan (Andre), kaitan memaksimalkan gedung Balikpapan Creative Centre semua elemen harus kerja keras. “Kita akan jadikan coworking space bersama dengan unsur ABCGM lainnya. Ayo kita gerak cepat, gerak bersama seperti yang diinginkan Ketua Umum Hj Nurlena,” kata Andre yang juga akan mengembangkan website sebagai sarana informasi ekraf ke publik.

kendala aspek permodalan, Kemenparekraf saat ini sudah menggandeng PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk berkolaborasi sebagai upaya memfasilitasi akses pembiayaan bagi pelaku UMKM ekonomi kreatif.

“Ini kita lakukan agar pelaku ekraf mampu berkembang dan memperluas lapangan pekerjaan. Kan PNM merupakan BUMN yang bergerak di bidang permodalan usaha,” kata Haryanto.

Sumber : Tintakaltim.com
Editor : Onix Radio